![]() |
| Taman Beringin |
Sejurus kemudian, sepulang dari kesawan ngeliat list harga gitar buat temen, gue akhirnya sampai di sebuah taman di penjuru kota medan setelah memacu motor matic gue bak pemuda sesak boker. Masuk di gerbangnya aja gue udah merasakan semerbak kesejukan yang gue damba-dambakan sejak dijalanan tadi. Gue parkir motor di parkiran (karna blom minat markir di kolam), langsung nyari spot duduk di pojokan deket ayunan. Ketentraman dan kesejukan yang gue rasakan pas duduk, membuat gue dipeluk dewi ketenangan (astaghfirullah gue dipeluk dewi padahal lagi puasa). This perfect moment gue manfaatkan untuk relaksasi perasaan dan lain lain.Sembari menghela napas dan menikmati suasana, dari kejauhan (entah karna mata gue yang rabun) gue liat ada sepasang cewe cowo (yaiyalah kalo cowo-cowo mah gay dan ga sepasang) sedang asik jalan mengitari taman sambil ngobrol sekaligus cengengesan. Hati gue mengelos. Kayanya ada yang kurang deh gue duduk disini hari ini, gumam hati gue. Sejenak kemudian baru gue sadari minusnya apa, gue sendirian bagai jomblo maho ditinggal pasangan homonya. Njusss hati gue tambah ngelos. Iya, ternyata gue pergi sendirian, yang biasanya kalo kesini sama pacar gue. Selaksa klise saat - saat gue jalansama dia pas hari-hari kuliahan pun tak terelakkan membayangi lamunan gue. Dan gue sadari lagi, kenapa gue bete sama jalan-jalan yang gue sering lewati sama doi, gue sadar gue lagi kangen sama dia. That's why I hate long holiday. Pacar gue mudik, dan mudiknya itu ga bisa nyampe ditempuh naek odong-odong nyetop di amplas trus nyampe sejam kemudian. Doi mudik ke bekasi, berjarak ribuan kilo dari medan, dari tempat gue dauduk saat itu. Kesimpulan awalnya gue lagi mengalami sindroma Hiperindu yang biasanya timbul dikala sepasang sejoli sedang berada dalam keadaan kronis LDR.
LDR sangat menyiksa jikalau elo emang bener-bener sayang sama pacar elo, kenapa? karena ketika elo sayang sama sesuatu elo pasti selalu pengen sesuatu itu selalu bersama loe (ga dalam setiap momen seperti berenang di selokan dan sebagainya) supaya elo bisa memastikan kalo sesuatu itu masih milik loe dan ga kurang suatu apapun.
Well, ngomong-ngomong dilema LDR, gue udah 2 kali putus sama 2 mantan pacar gue yang berbeda gara-gara LDR yang bersifat permanen (red:pisah karena pindah sekolah dll yg bersifat pindah) dan yang bersifat semi permanen (red:pisah karena kuliah yang berjauhan). That's why I Hate LDR. Jadi saking traumanya gue sama LDR, sebulan pisah mudik aja gue bete abis.
Oke kembali ke taman, karena gue duduknya pas di tempat gue sama doi terakhir duduk sebelum doi mudik, seakan gue mendengar replay dari percakapan kita ditaman pagi itu. Karena ogah terbawa suasana bersifat asam (galau maksudnya), gue mencoba mengalihkan pikiran, ngeluarin ipod shuffle yang baru gue beli 3 hari lalu. Gue dengerin isi playlist seadanya karena masih baru jadi cuma ada sekitar 27 lagu yang tentunya lagu-lagu favo gue. Sembari ditemani alunan lagu we are young-nya fun gue kembali menikmati ketenangan suasana taman bersama belaian sepoi angin di sore itu. Dan ga terasa uda setengah jam lebih gue duduk sebatang kara kaya botol kecap manis, sekelebat kebosanan membisikkan hati nyuruh gue pulang, yah itung - itung ga ada hal yang perlu dinetralkan dan direnungkan lagi tanpa diusir penjaga taman gue pun mengangkat kedua belah pantat serta mengayunkan kedua belah kaki gue (kok mesti gini?) menuju motor dan bergegas pulang. Setelah menoleh sekali lagi ke arah bangku tadi, motor gue nyalain dan jalan keluar dari area taman. Pulang bersama hilang. Hilangnya segala risau galau mengganggu halau kejernihan pikiran gue.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar