WeLcOmE tO CapCuS puSSS...

Logo Design by FlamingText.com



Sabtu, 23 Mei 2015

Alasan



Duhai, sungguh terperangah dunia jika ada yang berhasil mengalahkan kekuatan makhluk yang satu ini dalam memutuskan suatu hal atau memutuskan untuk melakukan sesuatu. Tapi hal ini bukan barang langka, malahan jumlah dan persediaannya hampir tidak terbatas. Jenis dan klasifikasinya juga hampir tidak terdefinisi. Semua orang memilikinya. Biasanya menggunakannya untuk sebuah atau beberapa tujuan yang menarik untuk diketahui orang yang diberikan hal ini, diantaranya ada yang bahagia setelah mengetahui tujuannya dan sebaliknya. Mulai dari tujuan yang baik sampai tujuan yang buruk atau bahkan sekaligus. Tapi diantara jutaan kemungkinan dan ketidakpastian tujuan dari hal ini, hanya ada dua yang benar - benar dipahami orang - orang didunia ini. Alasan yang jelas dan sebaliknya, alasan yang tidak jelas.
Hal ini bukan barang yang langka untuk ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Mungkin suami tetangga sebelahmu yang terlambat pulang kerja, yang biasanya jam 8, malam ini jam 9. Tak perlu simsalabim abrakadabra untuk segera memunculkan sejenis alasan yang entah benar suaminya kerja lembur atau apalah itu. Atau mungkin pagi hari yang seharusnya pukul 7.30 teman sebangkumu sudah seharusnya berada dibangkunya, tapi yang kau temukan di pukul delapan lewat lima malah dia sedang berdiri di sudut meja guru untuk menerangkan alasan keterlambatannya pagi ini, yang kau dan seisi kelas dengar, mengerjakan tugas hingga larut malam. Tak ada yang tahu kebenaran sesungguhnya dibalik alasan yang sehari-hari kau dengar disekelilingmu setiap hari. Ada yang gampang dan ada kalut memeras pikiran demi menciptakan sejenis alasan yang lazim, lumrah dan baru untuk melindungi diri atau sekedar berbasa-basi.
Yang sesungguhnya langka dari hal serupa alasan ini adalah, kebenaran yang terkandung dalam alasan tersebut. Iya atau tidak, benar atau salah, true or lie? Kelangkaan ini terjadi bukan karena mahalnya harga sebuah kejujuran di zaman ini. Tapi lebih kepada keengganan seseorang orang untuk memilih berkata jujur. “Daripada gue dimarahin?, daripada gue diejekin? Daripada gue ketahuan?”, itu cuma segelintir “daripada” yang jadi penyebab mahalnya harga sebuah kejujuran yang terkandung dalam sebuah alasan.
Terlepas dari semua hal terkait dengan kebenaran dalam sebuah alasan, ada satu hal lain yang perlu di telaah dengan baik tentang tujuan seseorang beralasan. Patut dan tidak patut dijadikan alasan, adalah sepasang hal yang kadang-kadang tidak lepas dari hiperbola dan metafora. Terlalu melebar dan menyempit, atau terlalu membesar-besarkan dan sebaliknya. Pantas atau tidak pantas seseorang membuat sebuah alasan demi mengamini keinginan hatinya, sudah jadi barang relatif untuk di jadikan permohonan maaf kepada diri sendiri untuk menutupi nilai “tidak pantas” yang sejatinya tercetak di rapor rekor alasan semua kesejatian nurani.
                Seandainya semua orang benar-benar melihat kedalam lubuk hati mereka yang paling dalam, apalah salah alasan yang ia cipta dengan sekuat akal pikirannya? Ia lahir dari benak pemikir dan dijadikan kambing hitam untuk mengelabui orang lain atas perbuatan yang dilakukan. Walau orang yang pertama dibohongi adalah diri sendiri. Akan muncul sebersit “sebenarnya” didalam hati usai kelar dari urusan mengalas perbuatan atau keputusan itu. Secuil sesal memang tidak akan berarti besar untuk kembali membeli keputusan yang sudah putus tadi, tapi selamilah sedalam sanubari. Tanyakan pada diri sendiri, Pantaskah aku melakukannya? Benarkah yang sudah kukatakan? Haruskah aku?

Cantik, cantik, cantik



Cantik, cantik, cantik
Cantik itu korea
Kata orang Indonesia
Tapi cantik itu Gita Gutawa
Kata orang Korea

Cantik, cantik, cantik
Cantik itu estetika
Kalaulah lukisan itu bukan Monalisa
Apalah arti cantik tanpa etika

Cantik, cantik, cantik
Maju mundur cantik
Katanya Syahrini
Makin ramai ditiru orang-orang kini
Tapi yang cantik lebih banyak yang mundur daripada yang maju
Karena merasa diri cantik
Merasa cukup tanpa cara dan rasa malu

Kalaulah cantik itu Cleopatra
Maka semua wanita pastilah istri raja
Kalaulah cantik itu ratu Balqis
Semua wanita tak perlu lagi menangis

Tapi kalau cantik itu Aminah
Sungguh indah dunia yang penuh ramah
Apalagi kalau cantik itu Fatimah
Sungguh tak kusadari hatiku telah terpanah

Kalaulah bulan kau bilang cantik
Gerhana datang pasti hatimu licik
Memang mentari bersinar terik
Tapi kentara sinarnya sebenar cantik

Kalaulah cantik itu 360
Maka bedahpun hilang yang butuh
Akan indah walaupun 180
Baik hatinya buat hatiku luluh

Kalaulah cantik itu abadi
Mungkin tuhanpun enggan kau abdi
Andai akhlak yang sebenarnya budi
Cantik yang sebenarnya tak bisa kau beli

Jumat, 22 Mei 2015

Hai Cantik..

Ada kurang lebih  sekitar 5 setengah milyar jumlah ummat manusia yang hidup merayap diatas permukaan bumi ini. 55,48% nya berjenis kelamin wanita. Fakta unik nan nyata yang satu ini yaitu banyaknya jumlah penduduk bumi berjenis kelamin wanita dibanding lelaki, membuat ribuan perusahaan kosmetik di dunia berlomba-berlomba mencari formula yang pas untuk sekedar memutihkan kulit dari wajah sampai ujung kaki dan formula lainnya yang juga pas untuk bahkan mengubah penampilan sehingga bisa persis mirip artis pujaan. Dan tak kalah pula dunia teknologi biorekonstruksi yang menawarkan berbagai jenis rekonstroksi bagian tubuh sehingga bisa membesarkan disana dan memperkecil disisi tubuh lain dengan tujuan yang juga bukan lain adalah mempercantik. Dewasa ini disebut operasi plasti.

Well, itu bukan fakta yang perlu lo cari di buku ensiklopedia karena lo bisa langsung saat ini juga liat dengan mata kepala lo. Di iklan tv, Billboard dan banner iklan di jalan, brosur di mall-mall. Itu semua bukti persaingan antara perusahaan-perusahaan kosmetik untuk menarik pembelinya dikalangan wanita dari emak-emak sampe abege. itu bukti kalo kecantikan itu adalah prioritas paling utama yang ada di kepala sebagian cewe cewe sekarang. Kalo ga ngapain sampe ada iklan sedemikian banyaknya. Bahkan tadi gue liat di berita, ada dokter kecantikan bodong yang ketangkep gara-gara melakukan praktek dokter kecantikan ilegal. yang mirisnya ada juga korbannya tu, ibu ibu yang mau mempercantik diri dengan biaya murah, alih-alih jadi cantik tuh ibu-ibu malah harus ngerogoh kntong buat oplas beneran, bahkan ada yang kena penyakit gitu gara gara metode yang diterapin sama si dokter bodong metode ga bener.
Entah kenapa kecantikan bisa jadi tolak ukur "kebagusan" seorang cewe dimata orang-orang. Oke let's solve the problem. Kalo kita udah sepakat yang namanya kecantikan itu sebuah aspek yang penting untuk dinilai dari seorang cewe, mari sama-sama kita definisikan cantik itu sebenarnya kaya gimana sih?

Pertama. Menurut KBBI, cantik itu : molek, bagus, indah dalam bentuk dan pembuatannya.

Kedua. Menurut lelaki hidung belang : cantik itu cewe putih, tinggi, langsing bisa montok bisa, hidung mancung, rambut kaya artis iklan pantene, dll. yang aspek menafsukan jiwa.

Ketiga. Menurut Jones : "Gue ga mau pasang target tinggi-tinggi, yang penting giginya kaga jongos aja bro" said Jones

Keempat. Menurut teori relativitas : Tingkat ketertarikan dan kecintaan seorang lelaki kepada wanita yang disukainya berbanding lurus dengan tingkat kecantikan yang dimiliki wanita tersebut. Artinya, semakin cinta si pria sama cewenya, semakin cantik pula cewenya dimata si pria.

Kelima. Menurut Analisa gue selaku Ketua PKS (Pengamat Kecantikan Solehah) : Kecantikan itu emang relatif, tapi relatifnya bukan dengan penilaian orang lain sebagai titik tumpu relativitasnya. Tapi dirinya sendiri. Ada dua Aspek yang perlu dijadikan titik tumpu dalam hal relativitas, nah didalam diri seseorang terdapat dua aspek yang diperlukan untuk membuat sebuah hukum relativitas dalam hal kecantikan. aspeknya apa aja? Keindahan Jiwa (sifat) dan Keindahan Perilaku. Dalam hal ini, tingkat keindahan jiwa berbanding lurus dengan dengan keindahan perilaku, itulah hukum relativitas kecantikan. Kalo seorang cewe mau cantik, sebenarnya yang dia perlu lakuin adalah mempercantik kedua aspek tadi, kenapa? Karena dengan sendirinya seorang cewe akan memancarkan inner beauty yang menarik. dan orang yang mendekatinyapun bukan sembarangan cowo, Insya Allah cowo yang baik baik dah.

Kalo einstein punya E = mc2 yang dalam ilmu fisika adalah sebuah rumus yang sering dikenal dan sangat penting dalam menjelaskan persamaan nilai antara energi (E) dan massa (m), yang disetarakan secara langsung melalui konstanta kuadrat cahaya dalam vakum ( c 2 ), lo cewe cewe punya Juga B = sa2. itu persamaan antara Beauty (B) dan s (sifat) yang disetarakan secara langsung melalui konstanta kuadrat akhlak (a2) yang dibagi dalam dua yaitu tutur kata dan perilaku. Ini rumus sebenarnya udah dipake sama wanita wanita soleh yang cantik karena kesolehan perilaku dan jiwanya udah lama banget, berabad-abad yang lalu bahkan. banyak contohnya, kaya ibunya nabi muhammad, siti aminah, anaknya, siti fatimah, istrinya, siti khadijah dan masih banyak lagi wanita wanita cantik yang cantik karena kesolehannya.

Kalo einstein bisa menghasilkan sebuah bom atom dengan daya ledak mahadahsyat, yang memporak porandakan hiroshima nagasaki sampe jadi ga berpenghuni karena radioaktivitasnya, Lo bisa membuat bom yang lebih besar daya ledaknya dalam hal kecantikan, dan kecantikan lo itu bisa membuat lingkungan lo malah jadi lingkungan yang lebih baik, karena orang-orang bisa mencontoh kecantikan lo yang terbuat dari jiwa dan perilaku yang indah.


Nah itu beberapa definisi cantik yang udah gue amati dan simpulkan. Semoga bisa jadi referensi buat cewe cewe yang mau tampil cantik sehari hari.

Aloha Words!! How Are You?

Well udah lama banget sejak post terakhir yang gue upload ke blog ini. sebenarnya bukan karena gue salah satu selebriti terkenal ibukota (kecamatan), terlalu banyak jadwal syuting trus ga sempat ngepost. lebih tepatnya selama lebih 2 tahun terakhir ini gue kehilangan sense of writing yang ada dalam diri gue selama ini. Setelah gue selidiki, dibantu oleh tim labfor bareskrim polda metro jaya, yang beranggotakan gue dan beberapa temen imajiner gue, the problem was found.

1. Obsesi Urusan Organisasi
ini nih yang pertama bikin dunia gue bersama kata-kata kehilangan waktu dan kebersamaannya, bahkan disaat senggang sebelom bobo pun gue masih mikir strategi jitu gimana caranya menguasai dunia ini. walaupun ini bukan such a bad thing to do, tetep aja gue ga bisa bagi prioritas antara organisasi dan kehidupan gue sendiri, termasuk kuliah yang setengah ajib ga karuan dan hubungan dengan orang terdekat juga, yang sangat gue sayangkan terjadi.

2. Too Much Time Wasted
Yeah! terlalu banyak waktu berharga yang seharusnya gue pake buat nulis semua ide yang udah lama berlumut dikepala gue, walaupun itu pertanda tingkat polusi dikepala gue belom parah. Gue akui terlalu banyak ngabisin waktu muda gue yang ga muda lagi buat ngerjain hal yang seharusnya gue kerjain sekarang. Kebanyakan maiin dah pokoknya.

3. Hardest Time of My Life
Di satu sisi gue bersyukur Allah masih ngasih ujian sama gue dan keluarga dengan masalah yang satu ini, sehingga hubungan kita yang sempat renggang antara kubu almarhum papa dan mama bisa nyatu lagi. AtrioVentrikular septal defek, nama penyakit kongenital yang diberikan Allah kepada kakak gue yang paling sulung. Penyakit ini merupakan kelainan kongenital alias didapat sejak lahir oleh kakak gue. Salah satu katup jantung yang misahin antara ruang ventrikel dan atrium dijantung kakak gue mengalami kebocoran atau kelainan sehingga ga berfungsi dengan baik untuk membedakan antara darah kaya o2 dengan darah miskin O2. Butuh biaya yang besar untuk operasi rekonstruksi septum jantung kakak gue, begitu juga dengan biaya kuliah kedokteran gue saat itu. Dalam posisi yang luar biasa curam saat itu, gue udah pengen berenti kuliah demi pengobatan kakak gue. Yang gue pikirin gimana mama harus menanggung biaya pengobatan kakak sekaligus sama biaya kuliah gue. Gue sayang sama kakak gue juga sama mama. mimpi mama untuk liat gue jadi soerang dokter dan hidup kakak kaya dua sisi tali yang bagian tengahnya sedang bertumpu di atas mata sebilah pedang. kalau gue tarik mimpi mama, udah pasti hidup kakak putus bersama seutas potongan tali tadi dan sebaliknya. I think it's just my time to cut off the rope and save life. Semangat, passion dan mimpi mimpi gue sejenak hilang kaya embun pukul 6.30 pagi tadi. Kakak sianosis tiba tiba pagi itu. Seakan ga ada lagi udara yang tersisa didepan hidungnya untuk dihirup, dia membiru kaya belau di celana jins yang sedang gue cuci pagi itu. sebiru itu juga perasaan gue saat dengar mama kabarin tentang kakak. Gue ga tau harus ngapain, cuma zikir dan sholat duha yang bisa gue lakuin, harap cemas keajaiban Allah datang untuk yang kesekian kalinya nyelamatin kakak gue (lagi). Alhamdulillah pagi itu juga jam 10 kakak siuman di ICU RSUD Cut Meutia. Gue ga tau sampe kapan Allah bakalan terus nyelamatin kakak untuk bisa bertahan. Ironi emang datang di akhir bersama penyesalan yang sepantasnya ga gue lakuin. Masuk FK dan menunda operasi kakak karena pas 2011 kakak masih sehat sehat aja, padahal dokter udah nyaranin kakak untuk dioperasi sejak 2009. Dilema antara gue lanjutin kuliah atau kakak yang ngelanjutin hidupnya, beterbangan dikepala gue, kelap kelip kaya kunang kunang di bulan Mei tahun 2013 itu. "Nak lanjutin aja kuliahnya, mama ga papa kok, selama mama masih bernafas mama bakalan terus ada untuk kalian, tahan sedikit lagi buat kakakmu, buat mama. maafin mama yang ga bisa bahagiain kalian semua kaya anak anak lain. yang mama bisa saat ini cuma sayang sama kalian. dan mama butuh kepercayaan kalian untuk terus percaya sama mama". Tiga empat tetes air mata untuk pembukaan akhir percakapan haru waktu itu. tiga sampai empat puluh tetes lagi saat gue dialam bus balik menuju medan dengan segenap keyakinan yang mama kasih sebelum gue berangkat.

4. Mind Lost
Diantara semua penyebab yang mengawali keabsenan gue dari menulis, ini yang paling aneh, MindLost. gue setiba tibanya hilang semua ide buat nulis walau cuma sebaris frase. Ga tau harus mulai dari mana, apalagi mengakhiri bagaimana. Sama sekali ga logis, padahal gue ga ada ketimpa tv box 29 inch kemaren dah. Aneh bin fairy tale, gue kesusahan mencari ide baru untuk maksa sebuah tulisan lahir dari ujung ujung jari gue. Fine! gue nyerah untuk berhenti nulis sesaat.

5. Beras Plastik
Yang ini gue bohong, soalnya beras plastik baru ada isunya bulan mei 2015-an ini hehehe.

Nah dari semua penyebab gue berenti nulis (FYI bahkan gue berenti nulis tugas mingguan di kampus gue, log book), semuanya gue akui bikin susah munculin keinginan buat nulis kecuali yang nomor 5. Cuma ada satu cara gue bisa balikin mood nulis gue, yaitu dengan cara self forgiveness. gue maafin kelalaian yang udah gue lakuin selama ini ninggalin passion gue buat nulis dan gue nulis lagi. if one day you have to face something that make yourself cornered to the unwilling position, forgive yourself to let the problem go, out of your mind. Jadi lo bisa refresh pikiran lo untuk ngelanjutin melakukan apa yang seharusnya lo lakuin, apakah itu passion, hobi, kewajiban dan temen-temennya. Stay Sharp!

Sabtu, 18 Agustus 2012

gue cuma, cuma, cuma mau bilang ...

          Entah kenapa akhir - akhir ini gue jadi suka dengerin lagu ini, sedikit menghilangkan sesuatu tapi nambah sedikit sesuatu yang lain yang bikin kodok didalam perut gue melompat - melompat gak karuan. This is real. Sayang sekali gua ga bisa ngeluarin si kodok melalui kata - kata. Padahal kata - kata itu perlu dikeluarkan secepatnya. Sekali lagi sayang sekali gue cuma bisa mendam "this fucking helluva thing" dan akhirnya bersedimentasi di dasar hati gue. Numpuk terus sampe semua lobus hati gue terkontaminasi pikiran yang lumayan menyebalkan (banged malah). Gara - gara ini, banyak hal yang bermunculan dan berkecamuk sepanjang hari (yang bikin perut gue semakin ngamuk). Spekulasi tentang ini dan itu, akan begini dan begitu. Penyesalan akibat ini dan itu, seharusnya gue begini dan begitu.

            Entah kenapa gue seneng banged menyimpan sesuatu yang bikin gue ga seneng. Gue cuma sanggup ngungkapin-nya melalui sekelebat spektrum sinar mata gue, yang kadang berahkir dengan gerimis singkat yang turun perlahan melalui lembah dan ngarai yang diciptakan tuhan diantara hidung dan pipi gue yang ga segemuk anak sapi keracunan pestisida. Gue rasa itu hal ter-cemen yang pernah dilakuin cowo se-angkuh gue (gue ga angkuh sama org lain mamen, tenang). Dan lagi gue lebih seneng ngungkapinnya dengan bahasa sepasang bibir yang menyatu kering retak dan berdarah (gue lagipanas dalam) alias diam sepuluh ribu bahasa. Di tambah dengan ekspresi gue yang ikhlas untuk terus cemberut dan terpaksa banged untuk senyum.

             Entah kenapa lagi,  gue susah muntahin semua makanan hidangan buka puasa yang ga enak yang dimasakin sama orang yang ga bisa masak (no, sori bukan mw bilangin ini). Gue paling susah bilang ke seseorang apa yang ga gue senengin dari dia yang berhubungan sama gue. Itu susah banged entah kenapa, kaya susahnya ngebanting hape samsung S3 yang baru loe beli tiga puluh lima menit yang lalu. Gue yakin loe ga bakalan mau ngebanting S3 loe, seperti itu lah rasanya gue saat ingin ngungkapin apa yang gue pikir gue ga suka dari orang lain dan itu related "sedikit banyaknya" sama gue. Tapi ada hal yang gue bisa ungkapin sehubungan dengan itu, kaya mengungkapkan perasaan ga nyaman terhadap temen yang buang angin sembarangan saat gue lagi makan nasi goreng dan kawan - kawannya.  Dan bagian tersusah dan paling nyiksa dari memuntahkan hal yang gue ga suka sama orang lain dan berhubungan sama gue kaya, bilang ke pacar gue bahwasanya gue ga seneng (red : kebahagiaan gue luntur kaya dihisap dementor) kalo doi pergi keluar sama cowo laen yang apalagi gue ga kenal. Karena itu emang "the most sucks things ever" bagi gue (dan segelintir cowo yang seneng minum pocari sweat sambil bawa motor). Gue ga tau si cowo gimana dan bagaimana struktur anatomi dan fisiologinya dia (siapa tau dia mutan) dan jalan pikirannya. Gimana coba kalo si cowo macem - macem sama cewe loe atau nembak cewe loe, atau nawarin cewe loe vacum cleaner merek terbaru (kalo itu sih gue fair aja, kasian si cowo lagi sales kali ya). Gue rasa hal ini normal bagi cowo normal non-gay seperti gue, karena gue punya opini kalo ada cowo yang fair sama hal seperti ini, ketahuilah wahai orang -orang yang beriman bahwa sesungguhnya si cowo itu adalah gay. mengapa? karena dia lagi memanfaatkan pacar cewenya yang sebagai kedok itu, untuk ngedeketin cowo laen dengan cara ngebiarin cewenya pergi antah kamana sama si cowo (naskah asli gue kutip dari buku panduan menjadi gay sejati). Jadi kesimpulannya ini hal yang sangat susah bagi gue. Kerana gue sendiri selalu nolak pergi sama temen cewe gue saat gue uda punya pacar tentunya. Bukan karena gue gay tentunya, tapi karena gue mau "Dengan gagah selalu menjaga hati ini" (gileee alay) dengan meminimalisasi kemungkinan untuk menyukai atau bahkan jatuh cintrong sama cewe lain. Dan gue anggap dengan menolak hal ini gue udah melaksanakan titah setia hati gue. Jadi kalo seandainya cewe gue dan cewe - cewe loe semuanya pergi sama cowo laen that you don't even know his nose where is itu terjadi, tidak senanglah anda anda sekalian jika tidak ingin jadi gay.  Gimana juga perasaan loe disaat loe nolak pergi sama temen cewe walau sebatas nganterin dia beli pesang goreng buat buka puasa dan cewe loe pergi sama cowo yang loe ga kenal sama sekali. Kenyataan yang bertolak belakang dan ngebuat perasaan loe pengen makan kepala fred gitar-nya bang haji rhoma irama. Dan sekali lagi gue ga bisa ngungkapin itu melalui lidah gue, mungkin tulisan ini jelmaan cara ketiga yang baru aja muncul untuk gue ngungkapin perasaan gue. so this is the song ::::


Rindumu di Sana


Sejak saat kau terbang menjauh dariku
Sudah dua kali valentine ku lewati tanpamu
Ku hadapi datangnya rindu menyakiti
Dengan gagah ku kan selalu menjaga hati ini

Hingga nanti kau kembali ada dalam pelukku

Takkan pernah kan terkikis setia ini
Meskipun kita harus terpisah dan kau tlah jauh di sana
Takkan hilang sabarku untuk menanti
Dirimu tuk kembali bersama semua rindumu di sana
Dan mewarnai lagi redup hati ini yang lelah menanti

Selalu ku tunggu pesanmu datang untukku
Sedikit meredam sakit rindu yang semakin dalam
Ku selalu bermimpi bahwa engkau di sini
Bahagiakan hati ini yang telah sabar menanti

Sampai nanti kau kembali ada dalam pelukku

Takkan pernah kan terkikis setia ini
Meskipun kita harus terpisah dan kau tlah jauh di sana
Takkan hilang sabarku untuk menanti
Dirimu tuk kembali bersama semua rindumu di sana
Dan mewarnai lagi redup hati ini yang lelah menanti

Hingga nanti kau kembali ada dalam pelukku

Takkan pernah kan terkikis setia ini
Meskipun kita harus terpisah dan kau tlah jauh di sana
Takkan hilang sabarku untuk menanti
Dirimu tuk kembali bersama semua rindumu di sana
Dan mewarnai lagi redup hati ini yang lelah menanti

by: last child

Sabtu, 11 Agustus 2012

Ini Namanya Kangen ya...?!

Taman Beringin
             Menurut gue yang pemuja keindahan alam, berada di taman kota itu suatu hal yang sesuatu. Mengapa? karena disaat kita sebagai warga kota yang selalu aja kemanapun mata memandang selalu dihalangi tembok dan makhluk-makhluk merayap yang kentut asap, mulai dari yang beroda empat sampai yang kagak beroda (temen gue yang hobi kentut), itu akan memberi sedikit efek relaksasi hanya dengan berada dan memandang sekeliling taman tersebut. Well, berada di kota sepadat kota medan yang lumayan bikin kepala loe mumet setiap keluar rumah, berada ditaman kota sejenak mungkin uda sedikit menguarangi kepenatan yang muncul.

           Sejurus kemudian, sepulang dari kesawan ngeliat list harga gitar buat temen, gue akhirnya sampai di sebuah taman di penjuru kota medan setelah memacu motor matic gue bak pemuda sesak boker. Masuk di gerbangnya aja gue udah merasakan semerbak kesejukan yang gue damba-dambakan sejak dijalanan tadi. Gue parkir motor di parkiran (karna blom minat markir di kolam), langsung nyari spot duduk di pojokan deket ayunan. Ketentraman dan kesejukan yang gue rasakan pas duduk, membuat gue dipeluk dewi ketenangan (astaghfirullah gue dipeluk dewi padahal lagi puasa). This perfect moment gue manfaatkan untuk relaksasi perasaan dan lain lain.Sembari menghela napas dan menikmati suasana, dari kejauhan (entah karna mata gue yang rabun) gue liat ada sepasang cewe cowo (yaiyalah kalo cowo-cowo mah gay dan ga sepasang) sedang asik jalan mengitari taman sambil ngobrol sekaligus cengengesan. Hati gue mengelos. Kayanya ada yang kurang deh gue duduk disini hari ini, gumam hati gue. Sejenak kemudian baru gue sadari minusnya apa, gue sendirian bagai jomblo maho ditinggal pasangan homonya. Njusss hati gue tambah ngelos. Iya, ternyata gue pergi sendirian, yang  biasanya kalo kesini sama pacar gue. Selaksa klise saat - saat gue jalansama dia pas hari-hari kuliahan pun tak terelakkan membayangi lamunan gue. Dan gue sadari lagi, kenapa gue bete sama jalan-jalan yang gue sering lewati sama doi, gue sadar gue lagi kangen sama dia. That's why I hate long holiday. Pacar gue mudik, dan mudiknya itu ga bisa nyampe ditempuh naek odong-odong nyetop di amplas trus nyampe sejam kemudian. Doi mudik ke bekasi, berjarak ribuan kilo dari medan, dari tempat gue dauduk saat itu. Kesimpulan awalnya gue lagi mengalami sindroma Hiperindu yang biasanya timbul dikala sepasang sejoli sedang berada dalam keadaan kronis LDR.
LDR sangat menyiksa jikalau elo emang bener-bener sayang sama pacar elo, kenapa? karena ketika elo sayang sama sesuatu elo pasti selalu pengen sesuatu itu selalu bersama loe (ga dalam setiap momen seperti berenang di selokan dan sebagainya) supaya elo bisa memastikan kalo sesuatu itu masih milik loe dan ga kurang suatu apapun.

            Well, ngomong-ngomong dilema LDR, gue udah 2 kali putus sama 2 mantan pacar gue yang berbeda gara-gara LDR yang bersifat permanen (red:pisah karena pindah sekolah dll yg bersifat pindah) dan yang bersifat semi permanen (red:pisah karena kuliah yang berjauhan). That's why I Hate LDR. Jadi saking traumanya gue sama LDR, sebulan pisah mudik aja gue bete abis.

            Oke kembali ke taman, karena gue duduknya pas di tempat gue sama doi terakhir duduk sebelum doi mudik, seakan gue mendengar replay dari percakapan kita ditaman pagi itu. Karena ogah terbawa suasana bersifat asam (galau maksudnya), gue mencoba mengalihkan pikiran, ngeluarin ipod shuffle yang baru gue beli 3 hari lalu. Gue dengerin isi playlist seadanya karena masih baru jadi cuma ada sekitar 27 lagu yang tentunya lagu-lagu favo gue. Sembari ditemani alunan lagu we are young-nya fun gue kembali menikmati ketenangan suasana taman bersama belaian sepoi angin di sore itu. Dan ga terasa uda setengah jam lebih gue duduk sebatang kara kaya botol kecap manis, sekelebat kebosanan membisikkan hati nyuruh gue pulang, yah itung - itung ga ada hal yang perlu dinetralkan dan direnungkan lagi tanpa diusir penjaga taman gue pun mengangkat kedua belah pantat serta mengayunkan kedua belah kaki gue (kok mesti gini?) menuju motor dan bergegas pulang. Setelah menoleh sekali lagi ke arah bangku tadi, motor gue nyalain dan jalan keluar dari area taman. Pulang bersama hilang. Hilangnya segala risau galau mengganggu halau kejernihan pikiran gue.

            



       

Selasa, 31 Juli 2012

Kenalinnn ...

Kenalin nama gue Khairul Walad, loe boleh panggil gue "Khairul" (panggilan dirumah) dan "Walad" (panggilan diluar rumah) dan lagi loe boleh panggil gue "Lennon Jr." (berharap ada yang minat). Oke, gue lahir pada tanggal 6 Juni 1991 (mama gue memalsukan akte gue supaya gue lebih mudaan jadi '93*), gue lupa harinya dan itu pertama kali dan terakhir hanya sekali didunia. tepatnya di kota lhokseumawe samping stockholm (yah yang ini ngawur) , nanggroe aceh darussalam, Indonesia.
yang asik ditengah lo pasti kenal

Gue suka warna merah maroon, pink (natural jiwa gue bukan karna dipaksa pergaulan) dan biru.
Gue jatuh cinta sama the beatles sejak gue tau musik pas masih esde, dan band band lokal yang keren kaya' dewa 19, sheila on 7 dll.


Dan yang paling loe herannin, gue suka banged sama hello kitty (bukan karna gue banci) karna gue penyayang kucing dan hewan hewan lain berbulu (hair and fur) yang imut imut kecuali ketek elo.
Ga adil rasanya klo elo ga bilang lo suka juga sama tumbuhan, tumbuhan yang paling gua gemari adalah wortel (gubrak),

di urutan kedua ada pohon kedondong,

dan di tangga popularitas ke tiga ada bunga mawar. yah bukan berarti karna wortel ada diurutan pertama, klo cewe gue ultah gua bungkus wortel pake plastik sama pita trus gua kasih. 

gue ragu sama pohonnya  -_-"
Hal-hal asik yg gue bgd
ngomong-ngomong gue suka wortel karena beliau (hormat) adalah hal pertama yang mengisnpirasi gue untuk menulis sebuah karya. kalo kedondong sih karena .... (bingung). dan mawar, gue suka mawar karena mawar simbol cinta dan romantisme (sok roman loe). 

Beralih ke HObi, gua paling demen sama yang namanya "TIDUR" (selain awet muda, ga banyak ngabisin biaya), trus gue hobi ke toko buku (walaupun cuma liat dan bukunya ga dibaca) dan toko kue (klo uda nyampe ke dalem, serasa jutaan kebahagiaan sedang memeluk gue : lebay) dan gue hobi jalan-jalan (traveling).